PENTINGNYA PENDIDIKAN SUSTAINABLE FINANCE

PENTINGNYA PENDIDIKAN SUSTAINABLE FINANCE

S1 Akuntansi Alma AtaSustainable Finance atau keuangan berkelanjutan merupakan dukungan menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Bahwasanya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Republik Indonesia meluncurkan roadmap sustainable finance pada 5 Desember 2014 lalu. Roadmap diharapkan menjadi instrumen pengungkit dalam memecahkan permasalahan lingkungan dan meningkatkan daya saing perusahaan jasa keuangan di Indonesia. OJK menetapkan 2015-2019 menjadi periode pertama percobaan dalam pencapaian sustainable finance

Namun sangat disayangkan banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya perekonomian berkelanjutan atau sustainable economy serta dampak bagi lingkungan dan kehidupan di masa mendatang. Dengan begitu sangat diperlukannya dukungan dari lembaga keuangan atau perbankan dalam penataan perekonomian di Indonesia yang berorientasi lingkungan, sosial, dan tata kelola melalui lembaga keuangan atau perbankan yang menerapkan atau berasas sustainability. Diketahui Bank DBS Indonesia telah memperkuat dan komitmen dalam menjalankan sustainable finance melalui Asian Ingsihts Conference dan produk perbankan yang berkelanjutan. Memberikan pandangan mengenai prospek perekonomian di Indonesia dengan sustainable financial dan green economy serta memberikan edukasi akan pentingnya kontribusi masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan. 

Masa pendemi covid-19 membawa perubahan yang terarah dan tren bisnis baru yang bersinar di tahun 2021, yakni investasi dan perbankan. Dengan membawa enam aspek dalam perbankan yaitu infrastuktur, mitigrasi perubahan iklim, pertanian, kesehatan, telekomunikasi dan informasi teknologi, serta ekosistem dan keanekaragaman hayati. Dapat diartikan pandemi covid-19 merupakan masa yang membawa Indonesia untuk mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau. 

Pelaporan sebagai bentuk transparansi publik. Empat asas yang harus dijalankan untuk mencapai good corporate governance. Salah satunya yaitu asas transparansi terhadap publik dengan melaporkan atas kinerja yang telah dicapai. Agenda sustainable finance (keuangan berkelanjutan) dalam industri jasa keuangan, yaitu sustainable finance menjadi paradigma baru dunia perbankan dan lembaga keuangan untuk mendukung terlaksananya pembangunan berkelanjutan. Dengan tiga aspek yaitu profit, people, dan planet. Standar pelaporan sustainable finance, yaitu pada inisiator yang akan merumuskan dan meluncurkan pedoman bagi pelapor sustainable finance. 

Pendidikan dan pemahaman terkait sustainable finance bukan hanya untuk suatu lembaga keuangan saja, melainkan untuk seluruh masyarakat agar penerapan sustainable finance di indonesia dapat secara menyeluruh. Saling mendukung dan memberikan kontribusi terbaiknya menuju ekonomi hijau. Serta menyadarkan peran lembaga keuangan yaitu untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan bagi generasi masa depan dan lingkungan hidup. 

Sumber :

Musta, A.S dan Frendy, H. (2017)  Mekanisme Governance dan Pengungkapan Sustainable Finance : Untuk Melihat Tingkat Kesiapan Penerapan Sustainable Finance pada Perusahaan Jasa Keuangan Terdaftar di BEI. Jurnal Akuntansi. Universitas Pancasila.. Vol. XXI, No. 3.

Katadata.co.id, Sustainable Finance, Kunci Menuju Indonesia yang lebih Hijau, 2021.

Open chat