Merek Faktor Penting yang Mempengaruhi Konsumen

Merek Faktor Penting yang Mempengaruhi Konsumen

Sumber Gambar : Nivea

Penulis : Dimas Wibisono,S.E.,M.B.A

Kompetisi yang semakin ketat dan semakin majunya dunia usaha di era digitalisasi, tentunya perusahaan memiliki ekspetasi ke pelanggan memfokuskan barang/jasa yang ingin diperkenalkan oleh konsumen sepertinya halnya satu produk yang memiliki nama, simbol yang akan menjadi merek dapat dikenal di konsumen atau masyarakat luas. Menurut C. Whan Park et al., (2014) tiga tahap konsep manajemen merek

Tahap Pengenalan Merek

Sebagai dasar tahap awal pengenalan merek di satu rangkaian yang dirancang untuk membangun citra merek atau posisi merek tersebut masih diterima oleh konsumen atau pasar. Perusahaan juga harus memiliki konsep yang dipengaruhi oleh kehadiran sebuah ceruk pasar

Tahap Elaborasi

Selama tahap elaborasi, strategi positioning fokus pada peningkatan nilai citra merek, keunggulan yang dirasakan dalam kaitannya dengan pesaing dapat dipertahankan. Meningkatkan merek nilai yang dirasakan sangat penting karena lingkungan kompetitif menjadi lebih kompleks. Misalnya, semakin banyak pesaing yang meniru posisi merek dapat menurunkan kemampuan konsumen untuk membedakan antara mereknya. Selain itu, perubahan kebutuhan konsumen, dipicu oleh faktor-faktor seperti pengetahuan produk yang ditingkatkan atau keinginan untuk produk yang lebih baik (khususnya di seluruh situasi penggunaan tertentu), mungkin memerlukan strategi khusus untuk meningkatkan nilai dari merek

Tahap Fortifikasi

Tahap Fortifikasi tujuannya adalah untuk menghubungkan citra merek yang diuraikan dengan produk lain yang diproduksi oleh perusahaan di berbagai kelas produk misalnya Nivea sabun pembersih wajah, Nivea sabun mandi, Nivea shampoo dan lain sebagainya masih dalam merek yang sama. Semua merek dengan gambar nama yang serupa, saling memperkuat satu sama lain dan berfungsi untuk memperkuat citra masing-masing merek (termasuk merek yang dielaborasi).

Manfaat dari strategi ini terhadap penguatan citra merek dengan strategi fortifikasi tidak menyiratkan bahwa tahap elaborasi merek telah berhenti. Itu tahap elaborasi harus terus berlanjut sepanjang hidup dari merek. Begitu pula halnya dengan tahap notifikasi diperlukan untuk kesuksesan jangka panjang merek. Bahkan, fortifikasi dapat dikaitkan lebih dekat dengan strategi manajemen lini produk.

 

Daftar Pustaka

C. Whan Park, B., J. Jaworski, &, & Maclnnis, D. J. (2014). Strategic Brand Concept-Ima Management. American Marketing Association, 50(4), 135–145