AKUNTANSI NEW NORMAL : TANTANGAN DAN PELUANG

AKUNTANSI NEW NORMAL : TANTANGAN DAN PELUANG

Asri Dwi Ariyani, M.Sc

 

Pandemi Covid-19 kenyataan yang harus diterima dengan kesabaran. Covid-19 adalah takdirNya yang harus diterima dengan tetap bersangka baik pada Allah, bahwa apa yang terjadi adalah apa yang terindah untuk kehidupan kita. Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terutama dari banyaknya perubahan aspek regulasi dan kebijakan, sampai tantangan terhadap perubahan sektor akuntansi dan pendidikan.

Dampak pada meningkatnya ketidakpastian, juga memberi dampak pada banyak perubahan, baik dari aspek regulasi dan kebijakan, sampai pada perubahan ekonomi. Ia bahkan menyebut pandemi telah menyebabkan disrupsi pada berbagai lembaga, organisasi, atau perusahaan, sehingga sektor tertentu banyak yang mengalami penurunan yang sangat tajam. Tentu keadaan ini menjadi tantangan sendiri di dunia Pendidikan, khususnya akuntansi. Saat ini kita dihadapkan pada dua tantangan besar, revolusi industri 4.0 dan pandemi covid-19 yang selesainya belum diketahui kapan akan berakhir.

Lingkup Akuntansi yang terdampak dengan adanya pandemic Covid-19 adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen dan Biaya, Sistem Informasi, Perpajakan, Akuntansi Perilaku, dan Audit Eksternal. 

Bentuk adaptasi di Era New Normal sebagai berikut : 

Akuntansi Manajemen dan Biaya : Proses bisnis berubah membutuhkan informasi untuk pengambilan keputusan yang berbeda, Perencanaan bisnis dalam kondisi ketidakpastian, Pengendalian biaya, dan Manajemen biaya.

Akuntansi Keuangan : Pelaporan keuangan dalam kondisi yang tidak pasti seperti: Aset dan liabilitas dihitung manfaat dan pengorbanan di masa depan, Revenue dan expense menjadi tidak pasti sehingga menimbulkan potensi going concern. Kedua Potensi fraud dan earning management –taking a bath, selanjutnya Perubahan PSAK 71, 72, 73, dan berlakunya PSAK 08, PSAK 71, 73 dalam COVID-19.

Sistem Informasi : Menjadi sarana utama proses bisnis, Transformasi proses berbasis IT namun pengendalian bisnis dapat berjalan dengan baik, Audit trail setiap aktivitas disimpan, perbaikan proses bisnis melalui continuing learning.

Audit Eksternal : Proses audit berbasis IT, Auditor terhubunga dengan database auditee, Integritas data meningkat, Alternatif prosedur audit untuk memberikan assurance.

Audit Internal dan Eksternal : Audit tidak dapat secara normal dilakukan berubah menjadi audit atas sistem, Pengendalian dilakukan oleh sistem sehingga IA dapat monitor by system  dengan memantau red flag, audit terus berlangsung bersamaan dengan monitoring.

Perpajakan : Perubahan tarif pajak, adanya Fasilitas PPh dalam rangka Covid-19, berlakunya Pajak e-commerce, Dampak makro atas perubahan penerimaan pajak – pemerintah pusat dan daerah.